Di perpustakaan sekolah gw n 2 tmen gw lagi baca majalah. dua teme gw lagi seru bgt ngebahas soal K-Pop.
Shin : eh... lu pnya lagunya Suju ga?
Ratih : eh, gw punya keren bget ya?
Shin : ho'oh
dengerin mereka berdua seru bgt ngobrol gw ikt aja nimbrung padahal mah ga tau apa2.
Gw : eh, menurut kalian SNSD ma Girl Generation lebih keren mana? (tampang polos)
seketika aja mere berduan diem n ngeliat heran k gw.
Gw : eh, ngapain kalian berdua liatin gw gt?
tiba2 serempak mereka berdua ketawa
Shin n Ratih : BUAHAHAHA weh, girl generation n snsd t sama tau! wkwk
denger kata2 itu, yang anehnya gw masih aja pasang tampang polos n blng "oh... sama toh"
wkwk
No Hikari Tsuki
Senin, 23 Januari 2012
Sabtu, 21 Januari 2012
Pelanggaran Quidditch
Pelanggaran Quidditch
Pernah mendengar kata ini? Offside, diving, atau hands-ball?
Ya, istilah-istilah di atas adalah jenis pelanggaran yang biasa terjadi dalam pertandingan sepakbola. Quidditch yang memiliki banyak kesamaan dengan olahraga paling populer di dunia Muggle itu juga memiliki istilah atau nama untuk setiap pelanggaran yang terjadi. Berikut diantaranya:
1. Blagging
Ketika pemain memegang ekor sapu lawan untuk merintangi atau menahan lajunya
2. Blatching
Ketika pemain terbang dengan tujuan supaya bertabrakan
3. Blurting
Ketika pemain mengaitkan gagang sapunya agar bisa menyetir terbang lawan
4. Bumphing (hanya Beater)
Ketika Beater memukulkan Bludger ke arah penonton sehingga permainan terpaksa dihentikan karena para petugas bergegas melindungi para penonton. Kadang-kadang dilakukan oleh pemain yang tidak bermoral guna mencegah Chaser mencetak gol
5. Cobbing
Terjadi jika pemain menggunakan sikut yang berlebihan terhadap lawan
6. Flacking (hanya Keeper)
Keeper memasukkan bagian tubuh manapun ke lingakaran dengan tujuan mendorong Quaffale keluar. Tugas Keeper adalah melindungi lingkaran gawang dari arah depan dan bukan dari belakang.
7. Haversacking (hanya Chaser)
Tangan Chaser masih pada Quaffale saat bola itu melesat melewati lingkaran gawang (Quaffale harus dilempar)
8. Quaffle-pocking (hanya Chaser)
Chaser merusak Quaffale, misalnya dengan membocorkan bola itu agar jatuh lebih cepat atau bergerak zig-zag
9. Snitchnip (kecuali Seeker)
Ada pemain, siapa pun, kecuali seeker yang menyentuh atau menangkap Snitch
10.Stooging (hanya Chaser)
Lebih dari satu Chaser memasuki Area Cetak Skor
Ya, istilah-istilah di atas adalah jenis pelanggaran yang biasa terjadi dalam pertandingan sepakbola. Quidditch yang memiliki banyak kesamaan dengan olahraga paling populer di dunia Muggle itu juga memiliki istilah atau nama untuk setiap pelanggaran yang terjadi. Berikut diantaranya:
1. Blagging
Ketika pemain memegang ekor sapu lawan untuk merintangi atau menahan lajunya
2. Blatching
Ketika pemain terbang dengan tujuan supaya bertabrakan
3. Blurting
Ketika pemain mengaitkan gagang sapunya agar bisa menyetir terbang lawan
4. Bumphing (hanya Beater)
Ketika Beater memukulkan Bludger ke arah penonton sehingga permainan terpaksa dihentikan karena para petugas bergegas melindungi para penonton. Kadang-kadang dilakukan oleh pemain yang tidak bermoral guna mencegah Chaser mencetak gol
5. Cobbing
Terjadi jika pemain menggunakan sikut yang berlebihan terhadap lawan
6. Flacking (hanya Keeper)
Keeper memasukkan bagian tubuh manapun ke lingakaran dengan tujuan mendorong Quaffale keluar. Tugas Keeper adalah melindungi lingkaran gawang dari arah depan dan bukan dari belakang.
7. Haversacking (hanya Chaser)
Tangan Chaser masih pada Quaffale saat bola itu melesat melewati lingkaran gawang (Quaffale harus dilempar)
8. Quaffle-pocking (hanya Chaser)
Chaser merusak Quaffale, misalnya dengan membocorkan bola itu agar jatuh lebih cepat atau bergerak zig-zag
9. Snitchnip (kecuali Seeker)
Ada pemain, siapa pun, kecuali seeker yang menyentuh atau menangkap Snitch
10.Stooging (hanya Chaser)
Lebih dari satu Chaser memasuki Area Cetak Skor
Kamis, 19 Januari 2012
Cerpenku
Senyum Terakhir Mama
Awan- awan kelabu masih saja betah menyelimuti hatiku. Entah mengapa sang surya enggan mengusir awan-awan kelabu itu. Air mataku terus menbasahi makam mamaku, kusandarkan pipiku di atas batu nisan itu. Disaat aku masih terhanyut dalam kesedihanku, tiba-tiba hujan datang mengguyur bumi. Seakan-akan ikut bersedih atas kepergian mamaku. Masih terlukis jelas di pikiranku dengan kejadian yang takkan pernah kulupakan.
“Papa………” teriakku sambil memeluk jasad papa yang sudah terbujur kaku tanpa nyawa.
“Lila, sudah nak! Iklaskan kepergian papamu.” Ucap mama sambil memelukku. Tetapi, air mataku terus saja mengucur dengan deras. Aku masih tak percaya papa yang aku sayangi pergi meninggalkan ku dan mama. Mama mencoba untuk tegar menenangkanku,tapi aku tahu sebenarnya mama seribu kali lebih sakit daripada aku. Kupeluk mamaku dengan erat dan berkata dalam hati, aku akan selalu menjaga mama sampai maut menjemput. Kini papa telah pergi hanya tinggalah aku dan mama.
Hariku dan mama begitu terasa berat. Yah….. maklum saja papa sebagai tulang punggung keluargaku kini telah pergi. Mama harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga kami. Rumahku yang semula sepi kini menjadi ramai karena suara mesin jahit yang khas selalu mewrnai rumah kami. Mesin jahit usang yang tak pernah tersentuh, kini menjadi teman mama sehari-hari.
Dari matahari memencarkan cahayanya hingga bulan menyembunyikan cahayanya, mama tetap saja menjalankan mesin jahitnya. Terus kuamati wajah mama yang begitu tegar.
“Mama nggak tidur? Ini kan sudah malam.” Ucapku pada mama.
“Iya, nanti saja. Sedikit lagi juga selesai, kamu tidur saja duluan!” ucap mama sambil terus menjahit.
“Lila mau temani mama sampai jahitannya selesai.” Jawabku. Mama hanya tersenyum kecil dan terus manjahit.
“Ukh….. ukh….” Tiba-tiba mama batuk.
“Mama kenapa? Mama sakit?” tanyaku pada mama.
“Ukh….. ukh….”Mama nggak apa-apa kok.” Ucap mama sambil terus terbatuk-batuk dan menutup mulutnya dengan tangan.
Kupeluk erat mamaku, suhu tubuhnya begitu panas. Aku sangat kwatir, dan betapa terkejutnya aku ketika melihat tangan dan bibir berlumuran darah.
“Mama berdarah!” ucapku dengan perasaan yang kwatir.
“Mama nggak apa-apa kok.” Jawab mama lirih.
“Nggak apa-apa gimana? Mama batuk darah. Pokoknya mama harus istirahat, biar lila yang nyelesain jahitan ini.” Ucapku. Lagi-lagi mama hanya tersenyum kecil dan terus berjalan ke kamar. Melihat senyum mama itu aku sangat takut kehilangan mama. Aku tak ingin melihat senyum itu untuk yang terakhir kalinya. Aku mencoba menenangkan diri dan berkata dalm hati, semua akan baik-baik saja. Aku langsung melanjutkan jahitan mama yang tadi belum selesai.
Malam mulai menghembuskan udara dingin. Akhirnya pekerjaanku usai, aku mulai bergegas tidur. Kulihat wajah mama yang begitu tenang. Siapa sangka wajah yang terlihat begitu tenng ternyata menyimpan begitu banyak kesedihan dan penderitaan. Kuselimuti tubuh mamaku, kulihat mamaku begitu aneh, sekujyr tubuhnya begitu dingin. Nafasnya pun tak lagi berhembus. Air mataku mulai menetes, kupeluk tubuh mama erat-erat. Kekawatiranku terjawab, ternyata senyum itu adalah senyum terakhir mama. Mama yang begitu aku sayangi kini telah pergi membawa sejuta kepedihan.
Kamis, 17 November 2011
Ost Fairy Tail (Merry Go Round)
MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai ni
Nokosareta kimi no yokogao oikakete asa wo mukaeru
Mou nidoto kao nante mitakunai wa tte ii suteta
Hoho ni wa namida ga tsutatte ita
Kimi wa mujun no aranami ni noma resou ni naru tabi ni namida wo koraetetandarou
Tsuyoi hito ne tte minna ga kimi no koto wo kai kafuru kara
Itsuno mani ka hontou no sugata wo miushinatte shimattetanda
Sugu soba ni atta hazu no taiyou ga kuzurete hikari toza shita
Itsuka no hontou mo uso mo kaki keshite
MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai de
Hiniku nimo kimi no shigusa wo omoidashi te mune wo kogasu
Moudorekurai kimi to hanare te kurashi teru darona
Imada ni mune no naka de mawari tsudukeru kimi to iu na no MERRY GO ROUND
Kasseika shiteku saibou ga kako no ren ai wo bika shiteirundatoshitemo
Mou ichido ai tainda
Imasara doukoushiyou nante tsumori wa moutou nai keredo
Nani mo wakarazu ni tsuge teshimattaano wakare wo ima nagei terunda
Itsudatte boku wa hidoku aimai na kanjou ni tsuki ugoka sare
Himitsu meita tenkai to tawamure ta
MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai ni
Nokosa reta kimi no yokogao oi kakete asa wo mukaeru
ONE MORE TIME furikaere ba natsukashi kumoaru itsuka mita fuukei
Sokode boku wa guuzen itoshii kimi tomou ichido au kakuritsu sagasu kotobakari
MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai de
MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai de
MERRY GO ROUND I'M STILL CALLING YOUR NAME
Sugu soba ni atta hazu no taiyou ga kuzure te hikari toza shita
Itsuka no hontou mo uso mo kaki keshite
MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai ni
Nokosa reta kimi no yokogao oi kakete asa wo mukaeru
Sugu soba ni atta hazu no taiyou ga
Tsuioku MERRY GO ROUND mawaru yume no sekai de
Langganan:
Komentar (Atom)